Kamis, 08 September 2011

Semestinya Tidak

Karena bumi masih sempatkan ruang untukku
dan gurindam begitu saja berlalu
Tak ayalkah nafas berpendar pada waktu yang menggerutu?
Semestinya tidak.

Mengulum waktu,
mencari bintang pada sosok daun-daun membiru
Kosongkah lautku?
Semestinya tidak.

Lalu, pantaskah pinta sedikit memaksa
dan harap mengerat rapat-rapat?
Semestinya tidak.

By : Annisa Nur Azizah

Cukup Satu Jalanan

Tiada henti padang hujan memburu langit
dan hujan tak kunjung menerjang
Tiada luput sebutir bekuan air
yang melepas, dan meradang panjang

Gundah pun tak perlu bicara pada lembayung
Karena biru telah mengharu
Sedangkan rumpun terlanjur merumput
mengisi kotak-kotak pecahan yang lamban
Kau yang berada pada dinding yang berlumutkan keharuan
Menangis pun sedikit memberi pernafasan,
Tapi apakah menyelesaikan?
Tanyakan pada yang telah menggariskan
Bicarakan pada yang telah  merumuskan

Cukup,
Hanya satu jalanan
Tanpa haluan

By : Annisa Nur Azizah

Rabu, 07 September 2011

Catatan Kecil Hari Ini (1)

Menjadi siapa pun dirimu, kau tak akan pernah berhasil.
Karena dirimu adalah dirimu, yang tak bisa orang lain samai.

Yang paling mudah adalah, menjadi dirimu yang terbaik.

By : Annisa Nur Azizah